Minggu, 18 Oktober 2026

Lolos Seleksi Esai Nasional, Dwiki Al Akhyar Terpilih Ikuti FGD Modul Forum TBM 2026



PRABUMULIH – Kabar membanggakan datang dari kancah literasi nasional, Dwiki Al Akhyar, yang diakui sebagai Founder Akhyar Bestari Indonesia, secara resmi dinyatakan lolos seleksi esai reflektif. Keberhasilan luar biasa ini mengantarkannya terpilih menjadi peserta pada perhelatan Focus Group Discussion (FGD) Modul Pelatihan Forum TBM 2026.

Pencapaian membanggakan ini diraih Akhyar setelah melalui tahapan kurasi tulisan yang ketat di tingkat nasional. Esai reflektif yang disyaratkan oleh panitia menuntut gagasan mendalam serta pengalaman nyata dalam mengelola dan mengembangkan taman bacaan di masyarakat. Lolosnya karya tulis tersebut membuktikan bahwa pemikiran dan dedikasi Akhyar di bidang pendidikan non formal mendapatkan pengakuan tinggi dari jaringan Forum TBM di pusat.

Sebagai motor penggerak utama di TBM Akhyar Center yang berlokasi di Gunung Ibul, Prabumulih, kiprah Akhyar dalam memajukan literasi warga memang telah teruji oleh waktu. Melalui berbagai inovasi dan pendekatan yang inklusif, ia terus berupaya menjadikan taman bacaan sebagai ruang belajar yang memberdayakan komunitas sekitar. Fokus utamanya senantiasa bermuara pada penguatan pendidikan non formal yang relevan, menyenangkan, dan dapat diakses oleh semua kalangan.

Dalam esai reflektif yang mengantarkannya pada kelulusan tersebut, Akhyar banyak menuangkan rekam jejak praktik baik serta tantangan riil yang dihadapi para pegiat literasi di akar rumput. Gagasan yang ia tawarkan tidak sekadar bersifat teoretis dari atas meja, melainkan lahir dari pergulatan langsung di lapangan saat membersamai masyarakat. Hal inilah yang dinilai oleh tim penyeleksi mampu memberikan kontribusi berharga bagi penyusunan kerangka kerja literasi yang lebih komprehensif.

Agenda pengembangan tahun 2026 ini sendiri diproyeksikan menjadi wadah urun rembuk yang sangat strategis bagi para penggerak literasi dari seluruh penjuru Nusantara. Melalui momentum FGD ini, Akhyar akan duduk bersama para pakar dan praktisi terpilih lainnya untuk merumuskan, membedah, dan mematangkan rancangan Modul Pelatihan Forum TBM 2026. Modul ini nantinya diharapkan menjadi panduan standar nasional bagi peningkatan kapasitas para pengelola TBM di Indonesia.

Menanggapi keberhasilannya menembus seleksi nasional yang prestisius ini, Dwiki Al Akhyar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. "Lolosnya esai reflektif ini adalah amanah sekaligus ruang berharga untuk menyuarakan dinamika TBM dari daerah. Saya sangat berharap proses FGD nanti dapat menghasilkan modul pelatihan yang adaptif, membumi, dan benar-benar menjawab kebutuhan kawan-kawan pengelola TBM di berbagai pelosok negeri," ujar Akhyar.

Dukungan penuh dan apresiasi hangat juga mengalir deras dari lingkungan terdekatnya seiring dengan pengumuman kelulusan ini. Sebagaimana tertera jelas dalam visual poster, para kerabat dan kolega pergerakan yang tergabung dalam Sahabat Akhyar Bestari turut merayakan momentum istimewa ini. Mereka secara khusus menitipkan pesan harapan sekaligus doa agar Akhyar teruslah menginspirasi dan memajukan literasi Indonesia melalui setiap langkah pengabdiannya.

Keikutsertaan Akhyar dalam perumusan modul nasional ini diyakini akan membawa imbas positif yang signifikan sekembalinya ia ke Sumatera Selatan. Pengetahuan mendalam dan jejaring baru yang kelak diperoleh dari FGD akan didiseminasikan dan diimplementasikan secara langsung untuk mengembangkan program-program strategis di TBM Akhyar Center. Langkah proaktif ini dipercaya mampu mengakselerasi kualitas layanan pendidikan non formal di Kota Prabumulih dan sekitarnya.

Pada akhirnya, terpilihnya Dwiki Al Akhyar dalam fase krusial penyusunan kerangka pelatihan ini bukan sekadar pencapaian portofolio individu belaka, melainkan manifestasi dari semangat pantang menyerah relawan literasi daerah. Kiprah nyatanya menjadi bukti sahih bahwa dedikasi yang tulus di jalur pendidikan non formal senantiasa menemukan jalannya untuk memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa. Selamat dan sukses atas amanah baru ini, semoga dedikasi Akhyar terus menjadi nyala api penerang bagi ekosistem literasi di Tanah Air.


Ketua TBM Akhyar Center Jadi Narasumber dan Penerima Anugerah Guru Inspirator di Universitas Budi Luhur



JAKARTA – Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center, Dwiki Al Akhyar, S.Ud., M.Pd., Gr., dipastikan akan hadir sebagai salah satu narasumber utama dalam forum pendidikan bergengsi di Universitas Budi Luhur, Jakarta. Kehadiran tokoh penggerak literasi asal Gunung Ibul, Prabumulih ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 19 November 2026 mendatang. Undangan istimewa ini diberikan seiring dengan penganugerahan gelar "Guru Inspirator Pendidikan Non Formal" yang diterima oleh Akhyar atas dedikasi dan kiprah nyatanya di tengah masyarakat.

Penghargaan "Guru Inspirator Pendidikan Non Formal" tersebut merupakan bentuk apresiasi tingkat nasional terhadap para pendidik yang berhasil memberikan dampak luar biasa di luar jalur pendidikan formal. Universitas Budi Luhur sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di ibu kota, mengambil inisiatif untuk menghadirkan para penerima anugerah ini ke hadapan para mahasiswa dan civitas akademika. Tujuannya adalah untuk menularkan semangat pengabdian serta membagikan praktik baik yang telah terbukti mampu mengubah wajah literasi di berbagai daerah.

Sosok Dwiki Al Akhyar sendiri telah lama dikenal sebagai aktivis literasi dan pendidik yang tak kenal lelah berinovasi. Selain pengabdian formalnya, inisiatif terbesarnya adalah mendirikan sekaligus memimpin TBM Akhyar Center dan Yayasan Akhyar Bestari Indonesia di Sumatera Selatan. Melalui wadah ini, Akhyar tidak hanya menyediakan akses buku bacaan secara merata, tetapi juga menciptakan berbagai program kreatif yang merangkul anak-anak hingga orang dewasa untuk mencintai dunia literasi secara berkelanjutan.

TBM Akhyar Center di bawah arahannya telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat yang inklusif dan progresif. Di tempat ini, pendidikan non formal dihidupkan melalui berbagai kelas menulis kreatif, diskusi bedah buku, hingga pemanfaatan media digital untuk menunjang pembelajaran warga sekitar. Konsistensi dalam menjaga dan mengembangkan ruang belajar komunitas inilah yang menjadi landasan utama mengapa sosok Akhyar dinilai sangat layak menerima anugerah bergengsi di bidang pendidikan non formal tersebut.

Dalam sesi panggungnya di Universitas Budi Luhur nanti, Akhyar dijadwalkan akan memaparkan materi strategis mengenai transformasi literasi akar rumput melalui keberadaan taman bacaan masyarakat. Akhyar akan mengupas tuntas bagaimana merintis, mengelola, dan mempertahankan napas sebuah gerakan literasi di daerah agar terus relevan dengan tantangan zaman. Pengalamannya mengkombinasikan metode pendidikan yang interaktif dengan pendekatan sosial kultural diharapkan mampu membuka wawasan baru dan memantik ide kritis bagi para peserta yang hadir.

Menanggapi undangan kehormatan ini, Dwiki Al Akhyar menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam dan menegaskan pentingnya kolaborasi. "Penghargaan dan kesempatan berbagi di Universitas Budi Luhur ini bukanlah pencapaian pribadi semata, melainkan kemenangan bagi seluruh relawan dan masyarakat Gunung Ibul yang telah bersama-sama menghidupkan TBM Akhyar Center. Saya berharap panggung ini bisa menjadi pengeras suara bagi gerakan literasi daerah agar gaungnya terdengar dan direspons positif hingga ke level nasional," ungkap Akhyar dengan penuh semangat.

Bagi civitas akademika Universitas Budi Luhur, kehadiran praktisi pendidikan non formal sekelas Akhyar diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara teori akademik dan realitas di lapangan. Para mahasiswa, khususnya yang akan terjun ke dunia pendidikan maupun pengabdian masyarakat, akan mendapatkan gambaran langsung mengenai tantangan dan peluang nyata dalam memberdayakan masyarakat. Hal ini sangat sejalan dengan visi dan misi kampus dalam mencetak generasi cerdas berbudi luhur yang tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

Ke depan, Akhyar memiliki visi besar untuk terus memperluas jaringan kolaborasi TBM Akhyar Center dengan berbagai pihak lintas sektor, termasuk institusi pendidikan tinggi. Akhyar meyakini bahwa pendidikan non formal bukan sekadar pelengkap sistem pendidikan, melainkan pilar utama dalam membangun fondasi karakter dan literasi bangsa. Momentum kehadirannya di Jakarta pada pertengahan November mendatang akan dimanfaatkannya secara maksimal sebagai titik tolak untuk merajut kemitraan strategis demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Acara penganugerahan dan sesi berbagi kepraktisan baik ini rencananya akan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, komunitas literasi nasional, hingga para pemangku kebijakan pendidikan. Publik yang ingin menyimak langsung pemaparan Dwiki Al Akhyar dan merayakan pencapaian para guru inspirator ini dapat menantikan rangkaian kegiatannya pada tanggal 19 November 2026 di Universitas Budi Luhur. Informasi lebih lanjut mengenai profil dan kegiatan TBM Akhyar Center juga dapat diakses secara terbuka melalui berbagai kanal media sosial resmi komunitas tersebut.


Ketua TBM Akhyar Center Terpilih sebagai Guru Penggerak Perubahan dalam Program Inspiring Teacher Paragon



Palembang - Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center mengikuti program Inspiring Teacher yang diselenggarakan oleh Paragon. Keikutsertaan ini menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan perubahan positif di dunia pendidikan.

Program Inspiring Teacher merupakan ruang bagi para pendidik untuk mengembangkan potensi, bertukar gagasan, dan menumbuhkan semangat inovasi dalam pembelajaran. Melalui program ini, para peserta didorong untuk melihat pendidikan tidak hanya sebagai proses penyampaian pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya membangun karakter, kreativitas, dan masa depan generasi muda.

Dalam perjalanan mengikuti program tersebut, Ketua TBM Akhyar Center terpilih sebagai Guru Penggerak Perubahan. Pencapaian ini menjadi bentuk motivasi untuk terus menghadirkan gagasan dan tindakan nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik, lingkungan sekolah, serta masyarakat luas.

Terpilihnya sebagai Guru Penggerak Perubahan bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga amanah untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menginspirasi. Perubahan dalam pendidikan membutuhkan pendidik yang berani mencoba pendekatan baru, terbuka terhadap perkembangan zaman, serta mampu menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.

Bagi TBM Akhyar Center, pencapaian ini sejalan dengan semangat menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat. Taman bacaan bukan hanya tempat untuk membaca buku, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan literasi, kreativitas, pengembangan keterampilan, dan pembentukan karakter anak-anak maupun generasi muda.

Melalui semangat Guru Penggerak Perubahan, berbagai potensi yang dimiliki TBM Akhyar Center diharapkan dapat terus dikembangkan. Kegiatan literasi dapat dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital, pembelajaran kreatif, serta aktivitas kolaboratif yang mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan ilmu pengetahuan.

Keikutsertaan dalam program Inspiring Teacher yang diselenggarakan oleh Paragon juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dan membangun kolaborasi dengan para pendidik yang memiliki visi serupa. Kolaborasi tersebut penting karena tantangan pendidikan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan guru, orang tua, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Pencapaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Menghadirkan pembelajaran yang bermakna, membangun budaya membaca, mendampingi anak-anak untuk menemukan potensi terbaiknya, serta membuka akses terhadap pengetahuan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan.

Dengan terpilihnya Ketua TBM Akhyar Center sebagai Guru Penggerak Perubahan, semangat untuk terus berkontribusi di bidang pendidikan diharapkan semakin kuat. Harapannya, pencapaian ini tidak berhenti sebagai sebuah pengakuan, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi lebih banyak orang untuk bergerak bersama. Sebab, pendidikan yang berkualitas lahir dari kemauan untuk terus belajar, keberanian untuk berubah, dan kepedulian untuk memberikan manfaat bagi sesama.


© Copyright 2019-2026 TBM Akhyar Center | All Right Reserved