Update Terbaru

Update Terbaru

Perpustakaan

Pendidikan

Dokumentasi

Sabtu, 18 Juli 2026

TBM Akhyar Center Perkuat Komitmen Menuju Perpustakaan Berkualitas

 


Prabumulih – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center mengikuti Sosialisasi Advokasi dan Akreditasi Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Prabumulih. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan dan taman bacaan masyarakat dalam mewujudkan layanan yang berkualitas sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan.

Sosialisasi diikuti oleh pengelola perpustakaan dari berbagai institusi, termasuk perpustakaan sekolah, perpustakaan khusus, dan taman bacaan masyarakat. Kegiatan ini menjadi forum berbagi informasi sekaligus memperkuat sinergi antarpegiat literasi di Kota Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya advokasi perpustakaan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan mutu layanan, serta mempersiapkan proses akreditasi. Narasumber juga menjelaskan indikator penilaian dan berbagai aspek yang perlu dipenuhi agar perpustakaan mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Bagi TBM Akhyar Center, keikutsertaan dalam sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan taman bacaan masyarakat. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengembangkan layanan yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagai salah satu pusat kegiatan literasi masyarakat, TBM Akhyar Center meyakini bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, berdiskusi, berkarya, dan mengembangkan potensi masyarakat dari berbagai kalangan.

Melalui kegiatan ini, TBM Akhyar Center juga mengapresiasi komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Prabumulih yang terus melakukan pembinaan kepada pengelola perpustakaan dan taman bacaan masyarakat. Pendampingan seperti ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan mutu layanan literasi secara berkelanjutan.

Ke depan, TBM Akhyar Center akan mengimplementasikan berbagai pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan kelembagaan, peningkatan koleksi, pengembangan program literasi, serta pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya taman bacaan yang semakin aktif, inklusif, dan berkualitas.

Kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya baca yang kuat. Dengan sinergi yang terus terjalin, keberadaan taman bacaan masyarakat diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi Advokasi dan Akreditasi Perpustakaan, TBM Akhyar Center menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan budaya literasi di Kota Prabumulih. Semangat belajar, berkolaborasi, dan berinovasi akan terus menjadi landasan dalam menghadirkan layanan literasi yang berdampak bagi masyarakat luas.

Minggu, 12 Juli 2026

Trilogi Buku Karya Akhyar untuk Memperkuat Kualitas Pendidik



TBM Akhyar Center -  Akhyar menunjukkan dedikasi tinggi bagi dunia pendidikan melalui berbagai karya nyata. Beliau memimpin TBM Akhyar Center sebagai wadah literasi yang aktif dalam menyebarkan ilmu. Keberadaan pusat kegiatan belajar ini menjadi bukti nyata peran beliau dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Fokus utama beliau adalah menyediakan akses pengetahuan yang luas bagi seluruh lapisan warga.

Kepedulian terhadap profesi pendidik mendorong Akhyar untuk merangkum pengalamannya dalam sebuah karya tulis. Beliau menerbitkan sebuah trilogi buku yang menjadi panduan bagi guru di seluruh penjuru tanah air. Karya ini mencakup tiga judul utama yakni Guru Dedikatif, Guru Inovatif, dan Guru Inspiratif. Ketiga buku ini membahas dimensi berbeda dari peran seorang pengajar di kelas.

Buku pertama berjudul Guru Dedikatif mengupas tuntas tentang arti pengabdian bagi pendidik. Akhyar memaparkan bahwa komitmen menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap tantangan mengajar di sekolah. Fokus pembahasan buku ini terletak pada bagaimana guru tetap teguh menjaga semangat mengajar meski berada di tengah keterbatasan fasilitas. Setiap halaman buku ini mengajak Anda untuk merenungkan kembali alasan dalam memilih profesi sebagai guru.

Bagian kedua dari trilogi ini berjudul Guru Inovatif yang menyoroti pentingnya kreativitas dalam ruang kelas. Akhyar menjelaskan berbagai metode pengajaran baru agar materi yang disampaikan mudah diserap oleh siswa. Beliau menekankan bahwa guru harus beradaptasi dengan perubahan zaman melalui penggunaan media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Buku ini berfungsi sebagai panduan praktis bagi guru dalam merancang kurikulum yang menarik bagi peserta didik.

Trilogi ini dilengkapi dengan buku ketiga yang berjudul Guru Inspiratif untuk menutup rangkaian panduan tersebut. Akhyar menaruh perhatian besar pada kemampuan guru dalam memberikan pengaruh positif bagi perkembangan karakter siswa di masa depan. Beliau percaya bahwa seorang guru berperan mentransfer ilmu pengetahuan serta menanamkan nilai moral dan etika yang kuat. Buku ini memberikan banyak contoh mengenai cara menjadi sosok yang mampu memotivasi siswa untuk terus berkarya.

Penerbitan trilogi ini memberikan dampak positif bagi para pendidik yang tergabung dalam jaringan TBM Akhyar Center. Para guru kini memiliki referensi nyata dalam memperbaiki cara mereka mengajar dan berinteraksi dengan siswa di sekolah. Akhyar rutin mengadakan diskusi bedah buku untuk memperdalam pemahaman mengenai isi dari karya tersebut. Kegiatan ini membantu para pendidik saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.

Filosofi literasi yang tertuang dalam buku buku tersebut sejalan dengan visi TBM Akhyar Center dalam memajukan pendidikan. Akhyar ingin memastikan bahwa setiap orang mendapatkan akses ilmu yang berkualitas melalui budaya membaca yang kokoh. Beliau membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung antara rumah dan sekolah. Keberadaan buku ini memperkuat peran TBM sebagai pusat rujukan literasi bagi guru dan orang tua.

Kontribusi Akhyar dalam dunia literasi mendapat sambutan baik dari para penggiat pendidikan di berbagai daerah. Banyak guru yang merasa terbantu dengan ide ide praktis yang dituangkan dalam trilogi buku tersebut. Langkah ini merupakan wujud kepedulian beliau terhadap kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan. Beliau berharap karya tulisnya dapat menjadi sumber inspirasi bagi pendidik lain agar terus bergerak maju.

Perjalanan Akhyar dalam dunia literasi tidak berhenti pada peluncuran buku saja. Beliau terus mengamati perkembangan dunia pendidikan dan berusaha memberikan kontribusi melalui berbagai program TBM. Fokus utamanya tetap pada pengembangan kapasitas guru agar tercipta generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Dedikasi ini mencerminkan semangat berbagi ilmu yang konsisten beliau lakukan setiap hari.


Akhyar Berbagi Strategi Literasi di Temu Pendidik Nusantara Pagar Alam





TBM Akhyar Center - Ketua TBM Akhyar Center hadir sebagai pembicara pada ajang Temu Pendidik Nusantara Kel XIII di Pagar Alam. Kehadiran beliau memberikan warna baru dalam diskusi mengenai literasi di daerah. Peserta menyambut hangat materi yang disampaikan karena relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.

Dalam sesi tersebut, beliau menekankan pentingnya membangun budaya baca sejak dini. Akhyar menjelaskan bahwa buku harus menjadi teman akrab bagi anak remaja di rumah. Akses terhadap bahan bacaan berkualitas menjadi kunci utama untuk membuka wawasan mereka.

Beliau juga berbagi pengalaman nyata dalam mengelola taman bacaan selama ini. Tantangan terbesar bukan pada kurangnya minat, melainkan pada cara penyajian literasi yang kurang menarik. Strategi yang tepat akan membuat anak remaja merasa bahwa membaca adalah bagian dari gaya hidup.

Kolaborasi antara sekolah dan rumah menjadi poin penting yang beliau soroti. Guru dan orang tua perlu bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas membaca. Beliau mengajak para pendidik untuk lebih kreatif dalam merancang kegiatan literasi yang menyenangkan.

Materi yang disampaikan juga menyentuh aspek penggunaan teknologi yang bijak. Akhyar mengingatkan bahwa gawai bisa menjadi pendukung literasi jika diarahkan dengan benar. Anak remaja membutuhkan pendampingan agar mereka mampu memilah informasi yang bermanfaat.

Diskusi interaktif terjadi saat sesi tanya jawab berlangsung dengan penuh semangat. Banyak pendidik yang menceritakan kendala mereka di lapangan saat membimbing anak remaja. Akhyar memberikan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para guru di sekolah masing masing.

Pengalaman beliau dalam mendampingi remaja menjadi nilai tambah dalam pemaparan tersebut. Beliau memahami bahwa pendekatan yang kaku tidak akan berhasil pada usia ini. Akhyar menyarankan untuk memberikan ruang bagi anak remaja dalam memilih bacaan mereka sendiri.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi pegiat literasi di Pagar Alam. Beliau berharap langkah kecil yang dimulai dari taman bacaan dapat membawa perubahan besar bagi pendidikan daerah. Semangat berbagi menjadi modal utama untuk terus bergerak maju ke depan.

Temu Pendidik Nusantara di Pagar Alam ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan literasi. Akhyar merasa puas karena banyak pendidik yang antusias untuk menerapkan ide tersebut. Langkah nyata setelah acara ini menjadi harapan bagi kemajuan anak bangsa di masa mendatang.

Update Terbaru

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Dongeng Kisah Boneka

© Copyright 2019-2026 TBM Akhyar Center | All Right Reserved