Update Terbaru

Update Terbaru

Perpustakaan

Pendidikan

Dokumentasi

Sabtu, 18 April 2026

TBM Akhyar Center Ikuti Bimtek Komunitas Penggerak Literasi se-Sumatera Selatan


TBM Akhyar Center, Palembang — Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi: Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi Kategori C yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 17–19 April 2026, di Hotel Grand Duta Syariah Palembang dengan melibatkan 30 perwakilan komunitas literasi dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Desi Ari Pressanti. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan komunitas literasi secara profesional, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan budaya baca tulis masyarakat.

Menurutnya, bimbingan teknis ini menjadi ruang penguatan kapasitas bagi komunitas literasi agar mampu merancang program yang terstruktur dan berorientasi pada keberlanjutan. Ia juga berharap kegiatan ini dapat mendorong komunitas untuk semakin aktif mengembangkan gerakan literasi di daerah masing-masing.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan komunitas literasi. Materi tersebut meliputi penyusunan program kerja komunitas, teknik penulisan proposal kegiatan, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang efektif dan akuntabel.

Ketua pelaksana kegiatan, Novita Afriyanti, menyampaikan bahwa bimbingan teknis ini dirancang untuk memberikan penguatan menyeluruh bagi komunitas literasi. Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara maksimal.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun tetap hangat dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi, berbagi pengalaman lapangan, serta kolaborasi antar komunitas yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

TBM Akhyar Center sebagai salah satu peserta turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Partisipasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat program literasi yang selama ini dijalankan di tengah masyarakat.

Perwakilan TBM Akhyar Center menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini memberikan wawasan baru, khususnya dalam perencanaan program yang lebih sistematis dan peluang pengembangan komunitas secara berkelanjutan. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang membangun jejaring antar komunitas literasi se-Sumatera Selatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh komunitas literasi peserta, termasuk TBM Akhyar Center, semakin kuat, adaptif, dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan budaya literasi di masyarakat serta memperluas dampak program literasi yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

TBM Akhyar Center Ikuti Bimtek Komunitas Literasi yang Dibuka Langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan di Palembang



TBM Akhyar Center - Taman Bacaan Masyarakat TBM Akhyar Center menjadi salah satu komunitas literasi yang mengikuti kegiatan Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi melalui Bimbingan Teknis Komunitas Penggerak Literasi Kategori C yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan di Palembang pada 17–19 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas literasi dalam merancang program yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan bimbingan teknis secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa komunitas literasi memiliki peran penting sebagai penggerak budaya baca dan peningkatan kecakapan literasi masyarakat di berbagai daerah.

Acara pembukaan diawali dengan pendaftaran ulang peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua pelaksana, sambutan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, pembacaan doa, serta sesi foto bersama. Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar komunitas literasi yang hadir.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi kebijakan literasi di daerah yang disampaikan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Materi ini memberikan gambaran arah penguatan literasi serta peluang kolaborasi antara pemerintah dan komunitas literasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan tes awal yang difasilitasi panitia untuk memetakan pemahaman peserta terkait pengelolaan komunitas literasi. Hasil tes ini menjadi dasar dalam menentukan strategi pembelajaran selama bimbingan teknis berlangsung.

Memasuki hari kedua, materi “Merancang Program Komunitas Literasi Berdampak” disampaikan oleh Umi Laila Sari. Peserta diajak mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, menyusun tujuan program, serta merancang kegiatan yang relevan dan berdampak nyata.

TBM Akhyar Center mengikuti setiap sesi dengan aktif, terutama saat praktik penyusunan program. Berbagai ide kegiatan dirancang, mulai dari penguatan literasi keluarga, kelas membaca anak, hingga kegiatan literasi berbasis komunitas yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi penulisan proposal kegiatan komunitas penggerak literasi oleh Elly Sumantri. Melalui bimbingan teknis ini, TBM Akhyar Center diharapkan mampu mengembangkan program literasi yang lebih terarah, inovatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sabtu, 21 Februari 2026

Ramadhan Penuh Cerita: Serunya Membaca Bersama di TBM Akhyar Center

 


TBM Akhyar Center - Ramadhan di TBM Akhyar Center selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Jika di banyak tempat anak-anak menunggu waktu berbuka dengan bermain gawai atau bercengkerama tanpa arah, di sini mereka memilih duduk bersama, membuka buku, dan menyelami kisah-kisah inspiratif. Ruang baca yang sederhana berubah menjadi ruang penuh cahaya makna. Di antara detik-detik menanti azan magrib, lembaran buku dibalik dengan antusias, menghadirkan pengalaman Ramadhan yang tidak hanya spiritual, tetapi juga intelektual.

Setiap sore, anak-anak datang lebih awal dengan wajah ceria. Mereka langsung mengambil posisi favorit—ada yang dekat jendela, ada yang bersandar di rak buku, ada pula yang duduk melingkar bersama teman-temannya. Relawan menyambut dengan hangat, membantu memilihkan bacaan yang sesuai usia dan minat. Dari cerita nabi, kisah sahabat, hingga buku pengetahuan populer, semua menjadi bagian dari petualangan literasi yang menyenangkan.

Keseruan membaca bersama bukan hanya terletak pada aktivitas membaca itu sendiri, tetapi juga pada interaksi setelahnya. Anak-anak saling berbagi cerita tentang tokoh yang mereka kagumi atau pelajaran yang mereka dapatkan. Diskusi kecil pun tumbuh spontan. Suasana menjadi hidup, penuh tawa dan rasa ingin tahu. Ramadhan terasa lebih bermakna karena diisi dengan percakapan yang membangun dan memperkaya wawasan.

Menariknya, kegiatan ini tidak terasa seperti kewajiban. Anak-anak mengikuti dengan sukarela, bahkan saling mengajak teman untuk bergabung. Mereka mulai merasakan bahwa membaca dapat menjadi aktivitas yang seru dan menenangkan. Di tengah rasa lapar dan dahaga, pikiran justru terasa lebih segar karena terlibat dalam kisah dan pengetahuan baru. Waktu menunggu berbuka pun berlalu tanpa terasa.

TBM Akhyar Center juga menyisipkan sesi membaca nyaring secara bergantian. Anak-anak maju satu per satu membacakan paragraf pilihan mereka. Kegiatan ini melatih keberanian dan kepercayaan diri. Teman-teman yang lain mendengarkan dengan penuh perhatian. Dari situ tumbuh rasa saling menghargai dan semangat kebersamaan yang kuat.

Selain membaca, ada pula sesi refleksi singkat menjelang berbuka. Anak-anak diminta menyebutkan satu nilai kebaikan yang mereka temukan dari bacaan hari itu. Ada yang menyebut kejujuran, ada yang menekankan pentingnya tolong-menolong, dan ada yang terinspirasi tentang keteguhan hati. Nilai-nilai tersebut kemudian dihubungkan dengan makna puasa sebagai latihan kesabaran dan pengendalian diri.

Keseruan Ramadhan di TBM Akhyar Center juga terasa saat takjil sederhana dibagikan setelah sesi membaca selesai. Anak-anak menutup buku dengan senyum puas, lalu berdoa bersama sebelum berbuka. Momen ini menjadi penutup yang hangat setelah perjalanan literasi yang menyenangkan. Ada rasa kebersamaan yang sulit digantikan oleh aktivitas lain.

Kegiatan membaca bersama ini perlahan membentuk kebiasaan positif. Beberapa anak mulai meminjam buku untuk dibaca di rumah. Ada pula yang mulai menulis ringkasan cerita di buku catatan kecil mereka. Perubahan sederhana ini menjadi tanda bahwa benih literasi mulai tumbuh. Ramadhan bukan hanya momentum ibadah tahunan, tetapi juga waktu yang tepat untuk membangun tradisi membaca.

Melalui keseruan membaca bersama, TBM Akhyar Center menunjukkan bahwa Ramadhan bisa dirayakan dengan cara yang kreatif dan mendidik. Menunggu berbuka tidak lagi identik dengan kebosanan, melainkan dengan petualangan ilmu yang menggembirakan. Di ruang sederhana itu, anak-anak belajar bahwa buku adalah sahabat terbaik—terutama di bulan suci yang penuh berkah dan cerita.

Update Terbaru

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Dongeng Kisah Boneka

© Copyright 2019-2026 TBM Akhyar Center | All Right Reserved