TBM Akhyar Center - Upaya menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan masa depan anak terus dilakukan melalui pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Seorang guru Pendidikan Agama Islam yang juga pendiri Taman Bacaan Masyarakat Akhyar Center menginisiasi kegiatan literasi kebersihan yang terintegrasi antara pembelajaran di kelas dan aktivitas di taman bacaan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa bahwa kebersihan bukan sekadar aturan sekolah, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan bekal kehidupan di masa depan.
Kegiatan diawali dengan refleksi sederhana mengenai pengalaman belajar yang paling bermakna bagi siswa. Mereka diminta menceritakan hal-hal yang membuat mereka nyaman belajar dan tantangan yang sering dihadapi di lingkungan sekolah. Dari refleksi tersebut, muncul kesadaran bahwa kebersihan ruang belajar dan lingkungan sekitar menjadi kebutuhan utama. Siswa menyadari bahwa lingkungan yang bersih membantu mereka belajar lebih fokus dan nyaman.
Selanjutnya, siswa diajak membaca cerita literasi tentang kepedulian terhadap lingkungan. Cerita tersebut menggambarkan sekelompok anak yang berinisiatif membersihkan ruang belajar bersama. Setelah membaca, siswa berdiskusi tentang dampak kebersihan terhadap kesehatan, kenyamanan, dan semangat belajar. Diskusi berlangsung aktif karena siswa mengaitkan cerita dengan pengalaman mereka sehari-hari.
Pendekatan literasi kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata. Siswa bersama guru menyusun kegiatan menjaga kebersihan kelas dan ruang baca. Mereka membagi peran, membuat jadwal sederhana, dan menetapkan aturan bersama. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa di kelas, tetapi juga anak-anak yang datang ke Taman Bacaan Masyarakat Akhyar Center.
Di taman bacaan, siswa terlibat langsung menata buku, membersihkan rak, dan merapikan ruang baca. Mereka juga membuat pojok kebersihan sederhana sebagai pengingat bersama. Aktivitas ini dilakukan secara gotong royong sehingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang belajar. Suasana taman bacaan menjadi lebih nyaman dan ramah bagi anak-anak.
Perubahan sikap siswa mulai terlihat setelah kegiatan berjalan. Mereka menjadi lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan tanpa harus diingatkan. Siswa juga mulai mengajak teman lain untuk menjaga kebersihan kelas. Kesadaran tersebut tumbuh dari pengalaman langsung, bukan sekadar instruksi guru.
Selain berdampak pada kebersihan, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai tanggung jawab dan kerja sama. Siswa belajar bahwa kebersihan merupakan bagian dari kepedulian terhadap sesama. Lingkungan yang bersih memberikan manfaat bagi semua orang. Nilai-nilai ini sejalan dengan pembelajaran karakter dan literasi sosial.
Sebagai pendiri Taman Bacaan Masyarakat Akhyar Center, penggagas kegiatan menegaskan bahwa literasi harus terhubung dengan tindakan nyata. Membaca cerita tentang kebersihan menjadi awal untuk membangun kebiasaan baik. Ketika siswa terlibat langsung, mereka memahami makna kebersihan secara lebih mendalam. Literasi pun berkembang menjadi gerakan sosial kecil di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya menjaga kebersihan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. Sinergi antara sekolah dan Taman Bacaan Masyarakat Akhyar Center menjadi ruang kolaborasi yang mendorong siswa lebih peduli terhadap lingkungan. Upaya sederhana ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keberpihakan pada anak dan mempersiapkan mereka menghadapi masa depan dengan sikap bertanggung jawab.
.png)
.png)




Follow TBM Akhyar Center on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram