Update Terbaru

Update Terbaru

Perpustakaan

Pendidikan

Dokumentasi

Senin, 19 Oktober 2026

Dari Buku Menjadi Berarti, TBM Akhyar Center Bersama Balai Bahasa Uji Kebermanfaatan Cerita Anak


PRABUMULIH - uku cerita anak bukan sekadar rangkaian kata dan gambar. Di balik setiap halaman, tersimpan peluang untuk menumbuhkan imajinasi, membangun karakter, dan menanamkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Uji Kebermanfaatan Bahan Bacaan Cerita Anak yang melibatkan Pendiri TBM Akhyar Center bersama tim Balai Bahasa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas literasi anak melalui bahan bacaan yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan pembacanya. Kolaborasi antara pegiat taman bacaan masyarakat dan tim Balai Bahasa diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya menghadirkan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Dalam penyampaian materi, peserta diajak memahami bahwa kualitas buku cerita anak perlu dilihat dari berbagai aspek, mulai dari penggunaan bahasa, alur cerita, ilustrasi, hingga pesan yang disampaikan. Setiap unsur tersebut memiliki peran dalam membantu anak memahami isi cerita sekaligus menikmati proses membaca.

Uji kebermanfaatan bahan bacaan juga menjadi langkah penting untuk mengetahui sejauh mana cerita dapat dipahami dan diterima oleh anak. Tanggapan pembaca menjadi bahan evaluasi untuk melihat kesesuaian isi buku dengan usia, pengalaman, serta tingkat pemahaman anak.

Selain menarik dan mudah dipahami, buku cerita anak diharapkan mampu menghadirkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, persahabatan, dan kecintaan terhadap lingkungan dapat diperkenalkan melalui cerita yang dekat dengan pengalaman anak tanpa harus disampaikan secara menggurui.

Bagi TBM Akhyar Center, kegiatan ini sejalan dengan peran taman bacaan masyarakat sebagai ruang belajar yang terbuka, inklusif, dan menyenangkan. Kehadiran bahan bacaan yang berkualitas dapat memperkaya aktivitas literasi, baik melalui membaca mandiri, membaca bersama, maupun diskusi sederhana yang mendorong anak berani menyampaikan pendapat.

Kolaborasi bersama tim Balai Bahasa juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan budaya baca. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman diharapkan dapat mendukung pemanfaatan bahan bacaan yang lebih tepat guna, sekaligus mendorong perhatian terhadap kualitas bahasa dan isi cerita yang dikonsumsi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, uji kebermanfaatan tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian terhadap sebuah buku, tetapi juga sebagai upaya memastikan bahwa bahan bacaan benar-benar memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Buku yang baik semestinya mampu memantik rasa ingin tahu, memperluas wawasan, serta mendorong anak untuk bertanya, berpikir kritis, dan mengenal lingkungannya.

Pendiri TBM Akhyar Center bersama tim Balai Bahasa berharap upaya penguatan literasi ini dapat berkontribusi terhadap tumbuhnya generasi yang gemar membaca dan terus belajar. Sebab, ketika sebuah cerita mampu menyentuh pikiran dan hati anak, buku tidak lagi sekadar menjadi bacaan, tetapi menjelma menjadi jendela pengetahuan dan bekal untuk masa depan.

TBM Akhyar Center Hadirkan Ruang yang Ramah bagi Anak-anak untuk Mengenal Buku Cerita


PRABUMULIH – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center terus menggelorakan semangat literasi bagi anak-anak melalui berbagai kegiatan edukatif yang dilaksanakan di ruang belajar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TBM Akhyar Center dalam menumbuhkan budaya membaca, memperluas wawasan, serta membangun kebiasaan belajar sejak usia dini.

Kegiatan literasi ini menghadirkan ruang yang ramah bagi anak-anak untuk mengenal buku, membaca cerita, menggali pengetahuan, dan mengembangkan imajinasi. Melalui suasana belajar yang menyenangkan, anak-anak diharapkan semakin tertarik menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

TBM Akhyar Center memandang literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga fondasi penting dalam membangun pola pikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri. Anak-anak perlu mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi pengetahuan secara terbuka agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Ruang literasi menjadi tempat anak-anak belajar dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan. Kehadiran buku-buku bacaan, aktivitas edukatif, serta pendampingan dalam proses belajar diharapkan mampu menciptakan pengalaman positif yang membuat anak-anak semakin mencintai ilmu pengetahuan.

Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga mendorong pembentukan karakter anak. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian dapat ditanamkan melalui aktivitas membaca bersama, berdiskusi, serta berbagi pengetahuan dengan teman-teman sebaya.

TBM Akhyar Center juga meyakini bahwa penguatan literasi anak membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga komunitas pegiat literasi. Kolaborasi tersebut penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca, baik di rumah, di sekolah, maupun di ruang publik.

Di tengah perkembangan teknologi digital, TBM Akhyar Center terus berupaya menghadirkan kegiatan literasi yang relevan dengan kebutuhan anak-anak. Buku tetap menjadi sumber pengetahuan yang penting, sementara pemanfaatan teknologi secara bijak dapat menjadi sarana pendukung untuk memperkaya pengalaman belajar dan memperluas akses informasi.

Melalui kegiatan yang terus digelorakan, TBM Akhyar Center berharap dapat mengambil bagian dalam membangun generasi yang gemar membaca, berpengetahuan luas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa gerakan literasi dapat dimulai dari ruang sederhana, dengan semangat dan kepedulian yang berkelanjutan.

TBM Akhyar Center mengajak orang tua, pendidik, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menyalakan semangat literasi bagi anak-anak. Sebab, setiap buku yang dibaca membuka jendela pengetahuan, setiap pertanyaan menumbuhkan rasa ingin tahu, dan setiap kesempatan belajar merupakan langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik.

Minggu, 18 Oktober 2026

Lolos Seleksi, Ketua TBM Akhyar Center Terpilih Mengikuti Program Akademi Guru Pemimpin 2026 Tingkat ASEAN


PRABUMULIH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center, Dwiki Al Akhyar, S.Ud., M.Pd., Gr., yang secara resmi diumumkan sebagai peserta terpilih dalam Program Akademi Guru Pemimpin Tahun 2026. Pengumuman kelulusan yang prestisius ini tersiar secara luas melalui rilis resmi visual yang dibagikan kepada publik. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan dedikasi panjangnya di dunia pendidikan dan literasi, baik di jalur formal maupun pendidikan non-formal.

Program Akademi Guru Pemimpin Tahun 2026 ini merupakan sebuah inisiatif strategis yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Sekolah Guru Indonesia, Great Edunesia, dan Dompet Dhuafa. Program ini dirancang khusus untuk menjaring dan menempa para pendidik pilihan dari berbagai penjuru tanah air. Melalui proses seleksi kompetitif, pihak penyelenggara mencari sosok-sosok guru yang tidak hanya cakap dalam mengajar, tetapi juga memiliki visi kepemimpinan yang progresif untuk menggerakkan perubahan di ekosistem pendidikan.

Tujuan utama dari diselenggarakannya program bergengsi ini adalah dalam rangka mengembangkan model kepemimpinan keguruan tingkat regional (ASEAN). Akhyar akan dipersiapkan secara intensif untuk menjadi bagian dari perumusan strategi pendidikan yang melampaui batas-batas negara. Hal ini menuntut kesiapan intelektual yang mumpuni agar para guru pemimpin mampu beradaptasi dengan tantangan globalisasi dan memformulasikan solusi inovatif yang aplikatif di kawasan Asia Tenggara.

Sejalan dengan visi besar tersebut, kelulusan ini membawa amanah yang sangat strategis, di mana Akhyar diyakini siap membawa dampak di lingkup nasional & regional (ASEAN). Tagline dan harapan besar penyelenggara ini menegaskan bahwa kiprah inovasinya tidak akan berhenti di ruang-ruang kelas lokal saja. Ia diproyeksikan menjadi agen transformasi sejati yang mampu menularkan praktik baik, menginspirasi rekan sejawat lintas provinsi, dan berkontribusi pada diskursus kebijakan pendidikan internasional.

Rekam jejak Akhyar sebagai pendidik di SD Negeri 47 Prabumulih menjadi fondasi kuat yang mengantarkannya pada pencapaian luar biasa ini. Integrasi antara pengalamannya mengelola pendidikan dasar dengan penerapan inovasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) menjadi nilai tambah yang sangat signifikan. Kemampuannya mengaplikasikan berbagai kerangka refleksi kritis di kelas membuktikan kedalaman pemahamannya terhadap kebutuhan pedagogi di era modern.

Lebih dari itu, posisinya sebagai penggerak utama di TBM Akhyar Center, Gunung Ibul, memberikan dimensi sosial yang kaya dalam profil kepemimpinannya. Kepeduliannya terhadap gerakan literasi akar rumput menunjukkan bahwa kepemimpinan guru yang sejati adalah yang mampu memberdayakan masyarakat luas secara inklusif. Pengalaman membina komunitas baca ini akan menjadi perspektif sosiologis berharga yang dapat ia bagikan di forum Akademi Guru Pemimpin kelak.

Menanggapi pengumuman kelulusan ini, Akhyar menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan menegaskan kesiapannya untuk menjalani seluruh rangkaian program. Ia menyadari bahwa kesempatan belajar dan berjejaring bersama Sekolah Guru Indonesia, Great Edunesia, dan Dompet Dhuafa adalah momentum berharga untuk memperluas cakrawala pemikiran. Baginya, kepemimpinan adalah tentang seberapa besar kapasitas seorang pendidik dalam memperluas ruang manfaat bagi kemajuan sumber daya manusia.

Keikutsertaan Akhyar dalam program kepemimpinan tingkat ASEAN ini juga diharapkan dapat membuka gerbang kolaborasi yang lebih luas bagi institusi pendidikan di wilayah Sumatera Selatan. Jejaring yang akan terbangun selama program berlangsung sangat berpotensi melahirkan kemitraan lintas negara, pertukaran keilmuan, serta adopsi metodologi pengajaran mutakhir. Semua ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan ekosistem literasi yang terus ia rintis dengan penuh dedikasi.

Ucapan selamat dan sukses pun terus mengalir deras kepada peserta terpilih yang berdedikasi tinggi ini. Keberhasilan Dwiki Al Akhyar menembus Program Akademi Guru Pemimpin 2026 adalah bukti nyata bahwa guru dari daerah mampu bersaing, berprestasi, dan bersuara di level internasional. Pencapaian monumental ini diharapkan mampu memantik semangat pendidik lainnya di Indonesia untuk terus berani bermimpi, berinovasi, dan mengambil peran terdepan demi mewujudkan generasi penerus yang unggul dan berkarakter.


Update Terbaru

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Dongeng Kisah Boneka

© Copyright 2019-2026 TBM Akhyar Center | All Right Reserved