TBM Akhyar Center - Abad ke-21 ditandai dengan percepatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang luar biasa. Pergeseran paradigma ini menuntut individu, khususnya siswa, untuk memiliki seperangkat keterampilan baru yang dikenal sebagai literasi digital. Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menciptakan, dan mengomunikasikan informasi secara efektif dan etis di lingkungan digital. Dalam konteks ini, media pembelajaran inovatif yang mampu memfasilitasi pengembangan literasi digital menjadi sangat krusial.
Salah satu inovasi teknologi yang menjanjikan dalam dunia pendidikan adalah Augmented Reality (AR). AR memungkinkan penggabungan objek virtual ke dalam dunia nyata secara real-time, menciptakan pengalaman interaktif yang imersif. Dengan AR, informasi digital tidak lagi terbatas pada layar dua dimensi, melainkan dapat "muncul" dan berinteraksi dengan lingkungan fisik siswa. Potensi AR dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep yang kompleks sangat besar, menjadikannya alat yang ideal untuk eksplorasi dan pembelajaran aktif.
Di antara berbagai platform AR yang tersedia, Assemblr muncul sebagai solusi yang menarik dan mudah diakses. Assemblr adalah platform pembuatan konten AR yang memungkinkan pengguna, termasuk guru dan siswa, untuk membuat, berbagi, dan menikmati pengalaman AR tanpa perlu keahlian teknis yang mendalam. Dengan antarmuka yang intuitif dan berbagai aset 3D yang dapat disesuaikan, Assemblr membuka pintu bagi kreasi konten pembelajaran yang personal dan relevan.
Pemanfaatan Assemblr secara langsung berkontribusi pada peningkatan literasi informasi siswa. Siswa didorong untuk mencari dan mengkurasi informasi yang relevan untuk membangun proyek AR mereka. Proses ini melibatkan evaluasi sumber daya digital, memilah informasi yang akurat dan kredibel, serta mengorganisasikan data secara logis. Dengan demikian, Assemblr bukan hanya alat, tetapi juga sebuah arena di mana siswa melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis mereka dalam menghadapi banjir informasi digital.
Lebih lanjut, Assemblr menstimulasi literasi pembuatan konten digital. Siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen. Mereka belajar menggunakan berbagai alat digital untuk mendesain, memodelkan, dan mengintegrasikan elemen 3D ke dalam proyek AR mereka. Keterampilan ini sangat berharga di dunia modern yang semakin didominasi oleh kreasi konten digital, membekali siswa dengan kemampuan untuk mengekspresikan ide-ide mereka secara visual dan interaktif.
Selain itu, aspek kolaboratif Assemblr mendukung pengembangan literasi kolaborasi digital. Siswa dapat bekerja dalam kelompok untuk mengembangkan proyek AR, berbagi ide, memberikan umpan balik, dan menyelesaikan masalah bersama. Proses ini mengajarkan pentingnya komunikasi yang efektif, negosiasi, dan pembagian tugas dalam lingkungan digital, keterampilan yang esensial untuk kesuksesan di tempat kerja abad ke-21.
Assemblr juga berperan dalam menumbuhkan literasi etika digital. Saat membuat dan berbagi konten AR, siswa secara tidak langsung diajarkan tentang hak cipta, privasi, dan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Diskusi mengenai etika penggunaan aset 3D dan penyebaran informasi melalui platform digital dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran berbasis Assemblr, membentuk kesadaran siswa akan dampak tindakan mereka di ranah digital.
Secara keseluruhan, Assemblr menawarkan jembatan yang efektif antara teori dan praktik dalam pengembangan literasi digital. Dengan mengubah pembelajaran menjadi pengalaman yang lebih menarik dan interaktif, Assemblr tidak hanya memotivasi siswa tetapi juga secara aktif melatih mereka dalam keterampilan-keterampilan fundamental yang dibutuhkan untuk berhasil di dunia yang semakin terdigitalisasi. Ini adalah langkah maju dalam memastikan bahwa siswa tidak hanya melek teknologi, tetapi juga kompeten dan bertanggung jawab sebagai warga digital.
Maka dari itu, integrasi Assemblr ke dalam kurikulum pendidikan merupakan strategi yang cerdas untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang di abad ke-21. Dengan AR sebagai media, siswa tidak hanya belajar tentang dunia digital, tetapi juga belajar di dalam dan melalui dunia digital itu sendiri, menjadikan mereka agen perubahan yang cakap dan inovatif.


Follow TBM Akhyar Center on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram