Minggu, 18 Oktober 2026

Ketua TBM Akhyar Center Temu Daring bersama Guru Bestari Literasi Indonesia

Ketua TBM Akhyar Center Temu Daring bersama Guru Bestari Literasi Indonesia


Prabumulih  - Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center mengadakan temu bersama guru-guru yang tergabung dalam Bestari Literasi Indonesia sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi, bertukar gagasan, serta memperluas wawasan mengenai berbagai strategi dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh semangat bersama untuk menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua TBM Akhyar Center menyampaikan bahwa gerakan literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama guru, pegiat literasi, dan pengelola taman bacaan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar kegiatan literasi tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berkembang di tengah keluarga dan masyarakat.

Guru-guru Bestari Literasi Indonesia memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca, menulis, berpikir kritis, serta membangun kreativitas peserta didik. Peran tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital yang menghadirkan beragam sumber informasi dan tantangan baru dalam memahami informasi secara bijak.

Dalam pertemuan tersebut, semangat berbagi pengalaman dan praktik baik menjadi salah satu hal yang diharapkan dapat memperkaya gerakan literasi. Berbagai ide dan pendekatan pembelajaran dapat dikembangkan agar aktivitas membaca dan menulis terasa lebih menarik, menyenangkan, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

TBM Akhyar Center sebagai bagian dari gerakan literasi masyarakat diharapkan dapat terus menjadi ruang belajar alternatif yang terbuka bagi anak-anak, pelajar, guru, dan masyarakat umum. Keberadaan taman bacaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh bahan bacaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kreativitas, diskusi, dan pertukaran pengetahuan.

Kolaborasi dengan Bestari Literasi Indonesia juga diharapkan membuka peluang bagi pelaksanaan kegiatan bersama, seperti berbagi praktik baik, pendampingan literasi, pengembangan komunitas membaca, serta kegiatan edukatif yang melibatkan sekolah dan masyarakat. Bentuk kolaborasi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing komunitas.

Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun budaya literasi merupakan proses berkelanjutan yang memerlukan komitmen, keteladanan, dan kerja sama. Guru dan pegiat literasi memiliki tanggung jawab bersama untuk menghadirkan lingkungan yang mendorong masyarakat agar terus belajar, membaca, menulis, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

Melalui temu bersama ini, Ketua TBM Akhyar Center berharap hubungan baik dengan guru-guru Bestari Literasi Indonesia dapat terus terjalin dan berkembang menjadi gerakan nyata yang memberikan manfaat luas. Literasi bukan sekadar membaca buku, melainkan membuka jalan menuju pengetahuan, kreativitas, dan masa depan yang lebih baik. Dengan semangat gotong royong, gerakan literasi diharapkan semakin kuat dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019-2026 TBM Akhyar Center | All Right Reserved