Prabumulih — Menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan perjalanan menemukan gagasan, mengolah pengalaman, dan menyampaikan imajinasi kepada dunia. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Workshop dan Pendampingan Menulis Cerita bersama adik-adik SMPIT Ishlahul Ummah yang didampingi oleh Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center, sebuah komunitas literasi yang berada di bawah naungan Yayasan Akhyar Bestari Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang mendorong peserta didik untuk berani menuangkan pikiran ke dalam tulisan. Melalui pendampingan yang dekat dengan dunia remaja, siswa diajak memahami bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak ditulis, baik yang bersumber dari pengalaman sehari-hari, lingkungan sekitar, maupun imajinasi mereka sendiri.
Dalam prosesnya, menulis diperkenalkan sebagai keterampilan yang dapat tumbuh melalui latihan, ketekunan, dan keberanian untuk mencoba. Para siswa didorong untuk menemukan ide, menentukan tema, membangun alur cerita, mengembangkan tokoh, serta memilih kata-kata yang mampu menghidupkan cerita agar lebih menarik bagi pembaca.
Pendampingan ini juga menekankan pentingnya proses kreatif. Sebuah tulisan tidak harus langsung sempurna pada percobaan pertama. Ide dapat dikembangkan, kalimat dapat diperbaiki, dan cerita dapat disempurnakan melalui proses membaca ulang serta melakukan penyuntingan. Dengan demikian, siswa belajar menghargai proses sekaligus membangun kepercayaan diri terhadap karya mereka sendiri.
Bagi TBM Akhyar Center, kegiatan literasi seperti ini merupakan bagian dari upaya memperluas makna taman bacaan di tengah masyarakat. Literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengolah gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Anak-anak perlu mendapatkan ruang yang mendukung agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
Sebagai komunitas literasi di bawah naungan Yayasan Akhyar Bestari Indonesia, TBM Akhyar Center terus mendorong terciptanya ruang belajar yang kolaboratif dan inspiratif. Sinergi dengan satuan pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses kegiatan literasi sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas melalui kegiatan membaca dan menulis.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, kemampuan menulis menjadi semakin relevan. Melalui tulisan, generasi muda tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga dapat menjadi pencipta konten yang kreatif, bertanggung jawab, dan bermakna. Keterampilan ini sekaligus menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, menyampaikan pendapat secara santun, serta membagikan gagasan yang membawa manfaat bagi orang lain.
Workshop dan pendampingan menulis cerita ini diharapkan menjadi langkah awal bagi tumbuhnya penulis-penulis muda dari lingkungan SMPIT Ishlahul Ummah. Setiap karya yang lahir menjadi bukti bahwa potensi anak perlu diberi kesempatan untuk tumbuh. Dukungan, apresiasi, dan pendampingan yang berkelanjutan akan membantu mereka menjaga semangat berkarya sekaligus berani menyelesaikan tulisan hingga menjadi karya yang utuh.
Melalui kegiatan ini, TBM Akhyar Center di bawah naungan Yayasan Akhyar Bestari Indonesia berharap semangat literasi terus tumbuh di sekolah maupun masyarakat. Sebab, ketika anak-anak diberi ruang untuk membaca, berpikir, dan menulis, mereka sedang membangun bekal untuk masa depan. Dari keberanian menulis sebuah cerita, tumbuh keyakinan bahwa setiap anak memiliki suara, gagasan, dan kesempatan untuk menginspirasi dunia.


Follow TBM Akhyar Center on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram