PRABUMULIH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Akhyar Center, Dwiki Al Akhyar, S.Ud., M.Pd., Gr., yang secara resmi diumumkan sebagai peserta terpilih dalam Program Akademi Guru Pemimpin Tahun 2026. Pengumuman kelulusan yang prestisius ini tersiar secara luas melalui rilis resmi visual yang dibagikan kepada publik. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan dedikasi panjangnya di dunia pendidikan dan literasi, baik di jalur formal maupun pendidikan non-formal.
Program Akademi Guru Pemimpin Tahun 2026 ini merupakan sebuah inisiatif strategis yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Sekolah Guru Indonesia, Great Edunesia, dan Dompet Dhuafa. Program ini dirancang khusus untuk menjaring dan menempa para pendidik pilihan dari berbagai penjuru tanah air. Melalui proses seleksi kompetitif, pihak penyelenggara mencari sosok-sosok guru yang tidak hanya cakap dalam mengajar, tetapi juga memiliki visi kepemimpinan yang progresif untuk menggerakkan perubahan di ekosistem pendidikan.
Tujuan utama dari diselenggarakannya program bergengsi ini adalah dalam rangka mengembangkan model kepemimpinan keguruan tingkat regional (ASEAN). Akhyar akan dipersiapkan secara intensif untuk menjadi bagian dari perumusan strategi pendidikan yang melampaui batas-batas negara. Hal ini menuntut kesiapan intelektual yang mumpuni agar para guru pemimpin mampu beradaptasi dengan tantangan globalisasi dan memformulasikan solusi inovatif yang aplikatif di kawasan Asia Tenggara.
Sejalan dengan visi besar tersebut, kelulusan ini membawa amanah yang sangat strategis, di mana Akhyar diyakini siap membawa dampak di lingkup nasional & regional (ASEAN). Tagline dan harapan besar penyelenggara ini menegaskan bahwa kiprah inovasinya tidak akan berhenti di ruang-ruang kelas lokal saja. Ia diproyeksikan menjadi agen transformasi sejati yang mampu menularkan praktik baik, menginspirasi rekan sejawat lintas provinsi, dan berkontribusi pada diskursus kebijakan pendidikan internasional.
Rekam jejak Akhyar sebagai pendidik di SD Negeri 47 Prabumulih menjadi fondasi kuat yang mengantarkannya pada pencapaian luar biasa ini. Integrasi antara pengalamannya mengelola pendidikan dasar dengan penerapan inovasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) menjadi nilai tambah yang sangat signifikan. Kemampuannya mengaplikasikan berbagai kerangka refleksi kritis di kelas membuktikan kedalaman pemahamannya terhadap kebutuhan pedagogi di era modern.
Lebih dari itu, posisinya sebagai penggerak utama di TBM Akhyar Center, Gunung Ibul, memberikan dimensi sosial yang kaya dalam profil kepemimpinannya. Kepeduliannya terhadap gerakan literasi akar rumput menunjukkan bahwa kepemimpinan guru yang sejati adalah yang mampu memberdayakan masyarakat luas secara inklusif. Pengalaman membina komunitas baca ini akan menjadi perspektif sosiologis berharga yang dapat ia bagikan di forum Akademi Guru Pemimpin kelak.
Menanggapi pengumuman kelulusan ini, Akhyar menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan menegaskan kesiapannya untuk menjalani seluruh rangkaian program. Ia menyadari bahwa kesempatan belajar dan berjejaring bersama Sekolah Guru Indonesia, Great Edunesia, dan Dompet Dhuafa adalah momentum berharga untuk memperluas cakrawala pemikiran. Baginya, kepemimpinan adalah tentang seberapa besar kapasitas seorang pendidik dalam memperluas ruang manfaat bagi kemajuan sumber daya manusia.
Keikutsertaan Akhyar dalam program kepemimpinan tingkat ASEAN ini juga diharapkan dapat membuka gerbang kolaborasi yang lebih luas bagi institusi pendidikan di wilayah Sumatera Selatan. Jejaring yang akan terbangun selama program berlangsung sangat berpotensi melahirkan kemitraan lintas negara, pertukaran keilmuan, serta adopsi metodologi pengajaran mutakhir. Semua ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan ekosistem literasi yang terus ia rintis dengan penuh dedikasi.
Ucapan selamat dan sukses pun terus mengalir deras kepada peserta terpilih yang berdedikasi tinggi ini. Keberhasilan Dwiki Al Akhyar menembus Program Akademi Guru Pemimpin 2026 adalah bukti nyata bahwa guru dari daerah mampu bersaing, berprestasi, dan bersuara di level internasional. Pencapaian monumental ini diharapkan mampu memantik semangat pendidik lainnya di Indonesia untuk terus berani bermimpi, berinovasi, dan mengambil peran terdepan demi mewujudkan generasi penerus yang unggul dan berkarakter.


Follow TBM Akhyar Center on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram